Sinopsis dan Ulasan Bumblebee 2018 - Petarung Termuda Autobots

Sinopsis dan Ulasan Bumblebee 2018

  • Ide cerita
  • Plot
  • Karakter
  • Sinematografi
  • Timing
  • Efek visual
  • Penataan latar
  • Sound
  • Pesan moral
  • Logika cerita
3.8/5Overall Score
Specs
  • Produser: Lorenzo di Bonaventura
  • Sutradara: Travis Knight
  • Skenario: Christina Hodson
  • Sinematografi: Enrique Chediak
  • Musik: Dario Marianelli
  • Distributor: Paramount Pictures
  • Rilis: 21 Desember 2018
  • Durasi: 114 menit
Pros
  • Ide cerita lebih segar
  • Tampilan para robot lebih rapi
  • Pengembangan karakter lebih kuat
  • Pesan moral yang pas
Cons
  • Plot mudah diprediksi
  • Belum ada inovasi

Apakah semua film Transformers selalu lebih banyak mendapat kritik? Itulah pertanyaan yang melintasi benak saya sejak menulis review mengenai film ini. Ternyata, jawabannya adalah tidak. Bumblebee telah menyelamatkan reputasi kisah film bergenre aksi fiksi ilmiah ini. Benar, saya merasa penyelamatan Bumblebee terhadap franchise ini bersifat harfiah sekaligus kontekstual. Pertama, sejak kemunculannya pada tahun 2007, robot kuning ini selalu mendapat porsi peran yang tidak kalah penting bahkan bila kita membandingkannya dengan karakter utama dalam cerita maupun Optimus yang merupakan pimpinan Autobots sendiri. Kedua, film yang memasuki pasaran pada tahun 2018 ini seakan mengajak kita untuk kembali mengingat kisah para Cybertronian. Baiklah, saya tak akan berlama-lama lagi agar Anda pun dapat segera menelusuri Sinopsis dan Ulasan Bumblebee 2018 – Petarung Termuda Autobots ini. 

Sinopsis dan Ulasan Bumblebee – Ringkasan Cerita Film 

Di planet Cybertron, dunia asal para Autobots dan Decepticons, dua faksi robot sedang terlibat dalam perang sengit. Optimus Prime, pemimpin Autobots, mengutus B-127 sebagai utusan ke Bumi dengan misi untuk melindungi planet ini dan membangun sebuah basis operasi bagi para Autobots. B-127 tiba di Bumi pada tahun 1987 dan berubah menjadi Volkswagen Beetle kuning. Namun, akibat serangan Decepticons yang membuntutinya hingga ke Bumi, B-127 mengalami kerusakan yang menyebabkannya kehilangan memori dan kemampuan berbicara. Ia berakhir di sebuah pangkalan mobil bekas dalam keadaan tidak aktif.

Di sisi lain, kita berkenalan dengan Charlie Watson, seorang remaja yang masih berduka atas kematian ayahnya dan mengalami kesulitan dalam menghadapi hari-harinya. Ketika dia menemukan B-127 dalam bentuk Volkswagen Beetle di tempat pangkalan mobil bekas. Tanpa diduga, pemilik pangkalan tersebut memberikannya kepada Charlie sebagai hadiah ulang tahun. Meskipun sempat terkejut dengan wujud B-127 yang sebenarnya, Charlie mulai membangun pertemanan, memperbaiki, memberinya nama Bumblebee, dan memanggilnya Bee. Selama proses ini, mereka mulai mengembangkan hubungan khusus. Meskipun Bee kehilangan kemampuan berbicara, mereka berkomunikasi melalui catatan dan musik. Hubungan ini memberikan kepercayaan diri pada Charlie dan membantu Bee merasa lebih manusiawi.

Di sisi lain, dua Decepticons, Shatter dan Dropkick, tiba di Bumi. Mereka mencari Bumblebee karena percaya bahwa dia memiliki informasi penting tentang rencana Autobots. Decepticons juga memanipulasi informasi untuk mendapat bantuan dari Sektor 7 dan angkatan  bersenjata Amerika Serikat, untuk dapat menangkap Bee..Charlie dan Bee pun harus melarikan diri dari Decepticons. Di tengah kekacauan, Kolonel Jack Burns, yang semula memiliki dendam pada Bee pun menyadari kesalahannya dan berbalik membantu Bee dan Charlie dalam mengatasi musuh-musuh mereka yang sebenarnya. 

Sinopsis dan Ulasan Bumblebee – Kelebihan Film 

Ide Cerita yang Lebih Segar

Bagi Anda yang telah mengikuti Transformers sejak tahun 2007, saya merasa Anda pasti akan setuju jika Bumblebee menawarkan pendekatan yang lebih segar dalam dunia Transformers. Film ini mengambil langkah mundur sebagai prekuel dan mengisahkan asal-usul karakter Bumblebee, sebuah pendekatan yang belum pernah mendapat perhatian dalam seri sebelumnya. Uniknya, alih-alih hanya fokus pada pertempuran besar dan efek khusus, Bumblebee menghadirkan narasi yang lebih berfokus pada karakter. Pastinya, hal ini sangat membantu dalam memberikan wawasan yang lebih dalam tentang karakter Bumblebee dan perasaannya. Di sisi lain, menampilkan porsi lebih pada hubungan antara manusia dan robot juga merupakan ide yang lebih hangat dan mengandung lapisan emosional pada ceritanya.

Tampilan Para Robot yang Lebih Rapi

Saya tidak mengetahui bagaimana pendapat Anda atau orang-orang lain di luar sana mengenai hal ini. Bagi saya, film ini menyajikan tampilan robot yang lebih rapi dan elegan. Kita bisa menangkap hal ini sejak adegan pembuka, ketika Optimus memimpin para Autobots dalam melakukan perlawanan terhadap para Decepticons di Planet Cybertron. Pasalnya, desain para robot tersebut mendasarkan pada wujud mereka dalam film generasi pertama dari Transformers sendiri, dan saya sangat menyukai hal itu. Di sisi lain, transformasi para robot tersebut menuju mode alternatifnya masing-masing, termasuk transformasi Bumblebee menjadi mobil Volkswagen Beetle, memiliki momentum dan tampilannya dengan cermat dan realistis. Singkatnya, di sini kita dapat dengan jelas melihat detail-detail robot, dan hal ini membuat aksi-aksi mereka lebih menarik dan mudah dipahami.

Sinopsis dan Ulasan Bumblebee – Kelebihan Film

Pengembangan Karakter yang Lebih Kuat

Bila mengingat film-film sebelumnya, saya sangat mengapresiasi pengembangan karakter yang lebih kuat dalam Bumblebee. Karakter Bumblebee, yang sebelumnya mungkin lebih mengambil peran sebagai robot pendamping, kini menjadi karakter utama yang mengalami perkembangan emosional dan perkembangan yang signifikan. Lalu, Hailee Steinfeld juga memerankan karakter Charlie yang mengalami pengembangan proporsional dalam cerita. Kehilangan sosok ayah dan pertemuannya dengan Bumblebee memicu pengembangan personalnya dalam menemukan keberanian dan kepercayaan diri. Oke, kita pernah memiliki Sam Witwicky dan Cade Yeager, tetapi kedalaman dua karakter ini saja cukup mampu membuat penonton menemukan koneksinya terhadap mereka.

Pesan Moral yang Pas

Meskipun bukan tipe film yang mengusung eksplorasi perasaan antara karakternya, Bumblebee berhasil menyampaikan pesan moral yang cukup relevan. Terutama, pesan tentang persahabatan, keberanian, dan kepercayaan diri. Hingga saat ini, saya masih meyakini hal ini sangat penting bagi penonton muda dan menghadirkan nilai-nilai yang positif. Intinya, melalui kisah dan hubungan Charlie dengan Bumblebee, kita dapat menyadari pentingnya dukungan satu sama lain dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Tentunya, dukungan tersebut harus berada dalam koridor rasa percaya dan kesetiakawanan. 

Sinopsis dan Ulasan Bumblebee – Kelemahan Film

Plot yang Mudah Diprediksi

Di samping beberapa hal yang cukup untuk membuat film ini mendapat banyak pujian, plot Bumblebee ini cenderung mudah diprediksi. Bagaimanapun juga, kita telah sering menemukan cerita yang mengandung elemen-elemen naratif dalam film ini. Di antaranya, karakter utama yang kesepian bertemu dengan makhluk asing, hubungan yang berkembang antara mereka, dan konflik dengan penjahat yang datang untuk mencari makhluk tersebut. Pastinya, hal ini memicu sebagian kritikus untuk mengomentari plotnya tidak membawa banyak kejutan atau sisi lain yang lebih inovatif. Kita dapat memprediksi arah cerita dengan mudah dan hal ini dapat mengurangi tingkat kejutan dalam pengalaman menonton.

Belum Ada Inovasi yang Signifikan

Meskipun sukses menyandang status sebagai penyegar dalam waralaba Transformers, Bumblebee masih memiliki kekurangan inovasi yang signifikan. Waralaba Transformers telah ada selama beberapa dekade, dan kita pasti cukup akrab dengan beberapa elemen dasarnya. seperti perang abadi di antara para Cybertronian serta kontak tak terduga dengan Bumi dan para penghuninya. Di satu sisi film ini memperkenalkan beberapa elemen baru dan menggali lebih dalam karakter Bumblebee. Namun, kita mungkin menginginkan lebih banyak inovasi dan perubahan yang lebih signifikan. 

Setidaknya, penampilan para pemeran, seperti Hailee Steinfeld dan John Cena membawa angin baru dalam kompleksnya semesta Transformers ini. Mereka mengusung karakter masing-masing dengan tepat dan tidak berlebihan. Akhirnya, menutup Sinopsis dan Ulasan Bumblebee 2018 ini, saya mengharapkan lebih banyak kejutan dari kisah Autobots dan Decepticons pada waktu yang akan datang. 

rimbapena
rimbapena

Seorang penulis lepas dan pengajar di kota Surabaya yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap penulisan dan concern terhadap sistem pendidikan di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *